BUDGET / PENGANGGARAN
Penganggaran adalah bidang akuntansi manajemen yang menerima banyak peminat dari kalangan peneliti, terutama mereka yang memang berkonsentrasi pada hal ini yang terkait dengan rancangan anggaran dan proses penetapan anggaran. Tapi, dampak dari anggaran dan proses anggaran ini pada kinerja dan manajerial masih belum jelas. Berikut adalah pemaparan dari makalah ini mengenai budgeting atau penganggaran.A. PERAN ANGGARAN DALAM ORGANISASI
Penganggaran adalah hal penting juga utama dalam organisasi dimana digunakan untuk perencanaan (pengambambilan keputusan) dan kontrol. Anggaran sebagai tujuan dari perencanaan berfungsi untuk memperkirakan profitabilitas, mengalokasikan sumber daya, atau mengkomunikasikan pengetahuan atau informasi khusus dari satu bagian organisasi ke bagian lain. Menurut Parker et al., 2006 (hal. 27) pembagian informasi antara anggota organisasi adalah salah satu manfaat paling penting dari sebuah proses penganggaran. Terlepas dari efek sinergi yang potensial antara bawahan, teori konvensional mengasumsikan bahwa jika komitmen penuh dan tanpa biaya terhadap informasi termasuk proses penganggaran tersedia untuk atasan, anggaran akan menghasilkan hasil terbaik dalam hal frekuensi dan pencapaian laba dalam penggaran (Rankin et al., 2003).Tetapi dalam praktiknya, komitmen penuh tidak datang dengan biaya substansif, yakni waktu yang harus dkeluarkan oleh atasan untuk terlibat dalam struktur biaya investasi. Ini menandakan bahwa atasan melimpahkan masalah pembangunan anggaran kepada bawahan mereka. Proses ini disebut sebagai penganggaran partisipatif atau bottom-up. Dasar pemikiran hal ini adalah bahwa bawahan mempunyai pengetauan yang luas dan lebih baik tentang bidang operasionalnya daripada sang atasan. Dalam pengaturan yang optimal, ini mengarah pada informasi yang akurat serta terperinci di mana manajemen dapat mengandalkan dan di mana perkiraan, perencanaan operasional, dan berdasarkan alokasi sumber daya.
Namun demikian, penganggaran partisipatif tidak sepenuhnya menghilangkan informasi asimetri dan biaya karena juga mempunyai beberapa kelemahan. Dengan meyerahkan bagian utama mengenai penganggaran kepada bawahan, atasan mempunyai risiko ketidakjujuran atau semu karena keterbatasan informasi yang mereka miliki. Kekuatan utama lain yang menetralkan insentif manajer untuk melaporkan informasi yang akurat dan tidak semu adalah penggunaan anggaran untuk pengendalian keputusan. Bawahan dihargai berdasarkan anggaran yang befungsi sebagai target minimum yang harus dicapai. Dalam kebanyakan kasus tidak ada perbedaan yang signifikan mengenai penggunaan anggaran dalam perencanaan dan pengendalian keputusan.
Organisasi biasanya menggunakan satu anggaran yang sama untuk dua tujuan. Di satu sisi manajer ingin mendapat informasi seakurat mungkin untuk meningkatkan perkiraan dan sumber daya secara efisien. Namun di sisi lain, penggunaan anggaran secara paralel untuk pengukuran kinerja menciptkan insentif bagi bawahan untuk melaporkan angka yang lebih konservatif dan mungkin saja bias (semu).
B. APA ITU KONSEP ANGGARAN?
Anggaran adalah rencana keuangan untuk periode tertentu, biasanya satu tahun. Ini juga dapat mencakup volume dan pendapatan penjualan yang direncanakan, jumlah sumber daya, biaya dan pengeluaran, aset, kewajiban, dan arus kas. Perusahaan, pemerintah, keluarga, dan organisasi lain menggunakannya untuk mengekspresikan rencana strategis kegiatan atau peristiwa dalam istilah yang terukur. Anggaran adalah jumlah uang yang dialokasikan untuk tujuan dan ringkasan pengeluaran yang dimaksudkan bersama dengan proposal untuk memenuhi mereka. Ini juga mungkin termasuk surplus anggaran, penyediaan uang untuk digunakan di masa depan, atau deficit di mana pengeluaran melebihi pendapatan.Secara etimologi, anggaran (berasal dari bahasa Perancis Kuno yang berarti dompet) adalah rencana keuangan terukur untuk periode akuntansi yang akan datang. Anggaran adalah konsep penting dalam ekonomi mikro, yang menggunakan garis anggaran untuk menggambarkan trade-off antara dua atau lebih barang. Dalam istilah lain, anggaran adalah rencana organisasi yang dinyatakan dalam istilah moneter.
Singkatnya, tujuan dari penganggaran adalah untuk :
1. Memberikan perkiraan pendapatan dan pengeluaran.
2. Memungkinkan operasi keuangan aktual bisnis berdasarkan perkiraan.
3. Menetapkan kendala biaya untuk proyek, program, dan operasi.
Ø Perusahaan
Anggaran perusahaan seringkali disusun setiap tahun, tetapi mungkin bukan anggaran yang sudah jadi. Yang biasansya membutuhkan usaha yang lebih besar ialah rencana masa depan yang berjangka pendek, yang bahkan memungkikan ratusan atau ribuan orang untuk terlibat di dalamnya dari berbagai departemen (operasi, sumber daya manusia, IT, dll). Jika angka actual yang dikirim melalui periode anggaran sesuai dengan anggaran, maka ini menunjukkan bahwa manajer dapat membawa kearah yang sesuai dengan yang dimaksud. Tetapi jika angka menyimpang dari anggaran, ini berarti ada yang salah atau diluar kendali, dan harga saham bisa turun drastis.Ø Pengaturan acara
Anggaran adalah alat fundamental bagi direktur acara untuk memprediksikan secara akurat apakah acara tersebut dapat menghasilkan uang yang memberikan keuntungan bagi penyelenggara, atau rugi, dan bahkan bisa saja impas atau seimbang antara untung dan rugi. Ada dua hal filosofi dasar dalam hal penganggaran yakni satu pendekatan memberitahu tentang model matematika, dan yang satunya pada orang lain.Ø Pemerintah
Informasi lebih lanjut: Anggaran pemerintah
Anggaran pemerintah adalah ringkasan atau rencana pendapatan dan pengeluaran yang dimaksudkan pemerintah itu. Ada tiga jenis anggaran pemerintah: anggaran operasi atau saat ini, anggaran modal atau investasi, dan anggaran arus kas atau kas.a) Britania Raya
Anggaran disusun oleh tim Treasury yang dipimpin oleh Kanselir Menteri Keuangan dan diajukan ke Parlemen oleh Kanselir Menteri Keuangan pada Hari Anggaran. Merupakan kebiasaan bagi Kanselir untuk berdiri di tangga Downing Street Nomor 11 bersama timnya agar media mendapatkan bidikan foto dan mudah terekspos oleh media dari Kotak Pengiriman segera sebelum mereka pergi ke House of Commons. Setelah disajikan di House of Commons itu diperdebatkan atau dirundingkan dan kemudian dipilih. Perubahan kecil dapat dilakukan namun dengan anggaran yang ditulis dan disajikan oleh partai dengan mayoritas di House of Commons (Pemerintah), Whips akan memastikan bahwa itu disahkan seperti yang ditulis oleh Kanselir.
b) Amerika Serikat (Artikel utama: Anggaran federal Amerika Serikat)
Anggaran federal disiapkan oleh Kantor Manajemen dan Anggaran, dan diajukan ke Kongres untuk dipertimbangkan. Kongres selalu membuat banyak perubahan dan substansial. Hampir semua negara bagian Amerika diharuskan memiliki anggaran berimbang, tetapi pemerintah federal diizinkan untuk melakukan defisit anggaran.
c) India (Artikel utama: Anggaran serikat India)
Anggaran disusun oleh Divisi Anggaran Departemen Urusan Ekonomi Kementerian Keuangan setiap tahun. Menteri Keuangan adalah kepala komite pembuat anggaran. Anggaran mencakup hibah tambahan dan ketika proklamasi oleh Presiden mengenai kegagalan mesin Konstitusional beroperasi dalam kaitannya dengan suatu Negara atau Wilayah Persatuan, persiapan Anggaran Negara tersebut. Anggaran pertama India diajukan pada 18 Februari 1860 oleh James Wilson. P C Mahalanobis dikenal sebagai bapak anggaran India.
d) Filipna
Anggaran di Negara ini dianggap yang paling rumit karena menggabungkan banyak pendekatan dalam satu sistem anggaran tunggal yakni item baris (pelaksanaan anggaran), kinerja (akuntabilitas anggaran), dan penganggaran berbasis nol. Departemen Anggaran dan Manajemen membentuk Program Pengeluaran Nasional dan meneruskannya ke Komite Alokasi Dewan Perwakilan Rakyat untuk membuat RUU Alokasi Umum (GAB). GAB ini akan melalui tahap pembahasa anggaran dan pemungutan suara. Proses yang sama pula terjadi ketika GAB ditrasnmisikan ke Senat Filipina. Setelah semua Kongres menyetujui rancangan GAB, dan Presiden menandatangani RUU GAB tersebut menjadi General Appropriations Act (GAA). Ada dua jenis veto tagihan anggaran yaitu veto item baris dan veto seluruh anggaran.
Ø Pribadi atau Keluarga (Informasi lebih lanjut: Anggaran pribadi)
Anggaran pribadi atau anggaran rumah adalah rencana keuangan yang mengalokasikan pendapatan pribadi di masa depan untuk pengeluaran, tabungan, dan pembayaran utang. Ada beberapa metode dan alat yang tersedia untuk membuat, menggunakan, dan menyesuaikan anggaran pribadi. Misalnya, pekerjaan adalah sumber pendapatan, sementara tagihan dan pembayaran sewa adalah pengeluaran. Kategori ketiga (selain pendapatan dan pengeluaran) dapat berupa aset (seperti properti, investasi atau tabungan atau nilai lain) yang mewakili cadangan potensial untuk dana jika terjadi kekurangan anggaran.
Terdapat banyak situs informasi dan perangkat lunak yang tersedia yang digunakan dalam masalah pribadi dan keluarga, yaitu :
1. Anggaran penjualan
2. Anggaran produksi
3. Anggaran modal
4. Arus kas atau anggaran kas
5. Penganggaran bersyarat
6. Anggaran pemasaran
7. Anggaran proyek
8. Anggaran pendapatan
9. Anggaran belanja
10. Anggaran fleksibilitas
11. Anggaran alokasi
12. Anggaran kinerja
13. Anggaran berbasis nol
14. Anggaran pribadi
C. ANGGARAN : APA FUNGSI PEMASARAN?
Penganggaran dalam arti umum adalah tindakan mengukur tujuan dalam hal keuangan. Penganggaran membantu manajer dalam proses pengambilan keputusan dalam suatu organisasi. Adalah fungsi akuntan manajemen untuk memberikan informasi yang diperlukan dalam proses penganggaran. Secara umum pemasaran melakukan fungsi-fungsi berikut dalam suatu perusahaan :a. Kuantifkasi rencana
b. Bantuan dalam perencanaan keuangan
c. Memantau dan mengendalikan sumber daya yang langka melalui pengukuran kerja
Tiga fungsi di atas memberikan gambaran umum tentang apa itu penganggaran. Ada tujuh fungsi lagi yang lebih spesifik untuk memperjelas apa itu penganggaran :
a. Peramalan.
Ini memerlukan upaya yang diperhitungkan untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan. Peramalan mungkin tidak sempurna tidak memilikinya karena ini akan membantu kita bersiap-siap dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi di masa depan.
b. Perencanaan
Secara umum, perencanaan tergantung pada perkiraan yang telah dibuat di masa lalu untuk membuat keputusan tentang masa depan. Perkiraan data yang dihasilkan oleh peramalan digunakan untuk membuat rencana. Contohnya instansi pemerintah, misalnya otoritas kesehatan menggunakan ramalan dari perkiraan populasi untuk merencanakan jumlah pusat kesehatan yang akan dibuka di masyarakat dan jumlah tempat tidur dan peralatan kesehatan lainnya yang akan ditempatkan di rumah sakit itu. Spreadsheet adalah salah satu model keuangan paling populer yang digunakan untuk perencanaan dan peramalan.
c. Komunikasi
- Mengumpulkan informasi. Informasi tentang perusahaan dan kegiatan para pesaingnya dikumpulkan selama proses pembuatan semua jenis anggaran.
- Menyebarkan informasi. Sistem anggaran memiliki kemampuan penyebaran informasi yang memastikan bahwa manajer yang bertanggung jawab benar-benar mendapatkan anggaran yang akan mereka tangani dan sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
d. Motivasi
Motivasi adalah kekuatan pendorong yang membuat orang berlari ke arah tujuan mereka alih-alih berjalan dengan susah payah. Agar anggaran dapat memotivasi staf, tingkat kesulitannya harus di suatu tempat di sekitar kesulitan dan kemudahan. Hal ini tentunya akan sangat mempengaruhi kinerja masing-masing pegawai yang kemudian dapat berdampak pada kualitas dari bagian atau departemen di organisasi tersebut.
e. Evaluasi
Berarti menilai sesuatu berdasarkan semacam standar tertentu yang telah ditetapkan. Anggaran menyatakan bahwa target kinerja yang kemudian akan dibandingkan dengan kinerja aktual, ini kemudian akan mengarah pada tindakan korektif yang diambil.
f. Kontrol atau Koordinasi
Koordinasi berarti memastikan bahwa bagian-bagian yang berbeda dari bisinis berjalan dengan sesuai, selaras, dan harmonis.
g. Otorisasi
Penganggaran membantu meminimalkan penyelewengan dan penggelapan yang akan menjadi ciri korporasi jika sistem otorisasi tidak ada. Melalui otorisasi, manajer dibuat lebih bertanggung jawab atas pengeluaran mereka.
Ø ADA EMPAT FASE atau SIKLUS ANGGARAN
(oleh Steve Lander; Ditinjau oleh LD Withaar, MBA 25 Januari 2019)
Siklus anggaran adalah umur anggaran mulai dari pembuatan atau persiapan, hingga evaluasi. Biasanya digunakan untuk menggambarkan anggaran pemerintah, siklus anggaran empat fase juga berlaku untuk usaha kecil yang beroperasi berdasarkan anggaran. Empat fase siklus anggaran untuk usaha kecil adalah :
(1) persiapan,
(2) persetujuan,
(3) pelaksanaan, dan
(4) evaluasi
1. Siapkan anggaran. Dilakukan dengan benar, proses ini dimulai dengan pemikiran hati-hati agar tidak terjadi kesalahan fatal kedepannya.
2. Dapatkan anggaran yang disetujui. Anggaran tidak disetujui atas dasar ya atau tidak. Sebaliknya, mereka adalah subjek perdebatan. Sementara, kadang-kadang, proses politik dapat mengubah prioritas anggaran, bisnis tidak harus menjadi mangsa masalah itu. Sebaliknya, proses persetujuan dapat menjadi kesempatan bagi kita untuk mundur dan mengambil pandangan lain tentang bagaimana perusahaan kita membelanjakan dananya.
3. Jalankan anggaran. Setelah anggaran disetujui maka adalah waktunya untuk mengimplementasikannya. Sebagian besar waktu uang masuk dan keluar sesuai dengan anggaran.
4. Evaluasi anggaran yang dilakukan secara teratur. Bahkan anggaran terbaik yang direncanakan harus dievaluasi kembali dari waktu ke waktu dan, jika perlu, direvisi. Pemerintah mengaudit dan mengevaluasi pengeluaran untuk memastikan bahwa uang dibelanjakan secara sah.
D. APA SAJA TIGA JENIS ANGGARAN PEMERINTAH?
Anggaran pemerintah adalah laporan keuangan tahunan yang menguraikan perkiraan pengeluaran pemerintah dan penerimaan atau penerimaan pemerintah yang diharapkan untuk tahun fiskal yang akan datang. Bergantung pada kelayakan estimasi ini, anggaran terdiri dari tiga jenis yaitu anggaran berimbang, anggaran surplus, dan anggaran defisit.1. Anggaran Neraca
Anggaran pemerintah dikatakan sebagai anggaran berimbang jika perkiraan pengeluaran pemerintah sama dengan penerimaan pemerintah yang diharapkan pada tahun anggaran tertentu. Meskipun pendekatan yang ideal untuk mencapai ekonomi yang seimbang dan menjaga disiplin fiskal, anggaran yang seimbang tidak menjamin stabilitas keuangan pada saat depresi ekonomi atau deflasi. ketika menyangkut implementasi praktis, keseimbangan sulit dicapai. Fungsi anggaran neraca :- Memastikan stabilitas ekonomi, jika berhasil diterapakan.
- Memastikan bahwa pemerintah menahan diri dari pengeluaran yang tidak bijaksana.
Ø DEMIRIT ANGGARAN YANG BERIMBANG
- Tidak memungkinkan pada saat resesi dan tidak menawarkan solusi untuk masalah seperti pengangguran.
- Tidak dapat diterapkan di negara-negara yang kurang berkembang karena membatasi ruang lingkup pertumbuhan ekonomi.
- Membatasi pemerintah dari pengeluaran demi untuk kesejahteraan publik.

Komentar
Posting Komentar